Mau Kuliah Dimana : Jogja atau Bandung???

Related Post

  • No related post.





Oleh: Arief Tri Cahyana (Alumni Ilmu Pemerintahan Universitas Padjajaran Bandung)

 

Broh-Sist, sebentar lagi udah mau masuk jadwal Ujian Nasional. Ini berarti sahabat cerdaskuliah.com, wabil khusus yang kelas XII atau jaman old disebutnya kelas 3, pasti lagi pada sibuk nyari referensi mau kuliah di kota mana. Atau paling tidak sudah mulai rutin masuk ruang BK, tapi tentu bukan sebagai tersangka kasus kenakalan anak SMA, melainkan dalam rangka konsultasi urusan masa depan pasca lulus dari SMA. Tenang Sob, kali ini cerdaskuliah.com akan coba membantu memberikan gambaran yang bisa dijadikan bahan pertimbangan buat kalian mau kuliah di kota mana setelah lulus SMA.

Dua kota di Indonesia yang terkenal sebagai kota pendidikan “salah duanya” adalah Kota Yogyakarta dan Kota Bandung. Dua kota ini masih menjadi dambaan teratas bagi hamper setiap siswa yang ada di pelosok Indonesia. Lantas variabel apa saja yang bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi sobat sekalian sebelum memutuskan untuk kuliah di dua kota ini? Berikut cerdaskuliah.com jelaskan variabel-variabel yang bisa jadi bahan pertimbangan buat sobat sekalian.

 




Living Cost Alias Biaya Hidup

Menurut Survey Biaya Hidup (SBH) tahun 2012 yang diselenggarakan oleh BPS untuk menghasilkan paket komoditas dan diagram timbang dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen, dijelaskan bahwa untuk tiap bulannya diperlukan biaya Rp 4.803.345 untuk Kota Yogyakarta dan Rp 5.630.382 untuk Kota Bandung. Nilai ini dengan asumsi bahwa tiap keluarga rata-rata anggotanya 4,1. Oh ya Sob, survey ini dilakukan setiap 5 tahun sekali. Dan versi terbaru dari BPS belum keluar sehingga data ini masih bisa dipertanggungjawabkan sampai dengan saat ini.

Menurut pengalaman dan survey dari cerdaskuliah.com sendiri, biaya makan di Kota Yogyakarta berkisar dari Rp 3.000 – Rp 15.000 untuk satu kali makan dengan varian menu khas anak mahasiswa. Sedangkan untuk Kota Bandung range biaya makannya berkisar pada angka Rp 7.000 – Rp 25.000.

Untuk biaya kostan, opsi kisaran harga untuk dua kota ini tidak jauh berbeda. Perbedaan mendasarnya tinggal pada kemampuan keuangan para Sobat cerdaskuliah.com saja. Sobat tinggal pilih menjadi mahasiswa kelas ningrat, menengah atau proletar. Kalau kisaran harganya per bulan ada di angka Rp 500.000 – Rp 2.000.000, sedangkan untuk per tahunnya ada di kisaran Rp 3.500.000 – Rp 15.000.000. Kisaran harga ini tentu didasarkan pada variabel lain seperti, kamar mandi di dalam atau di luar, dekat kampus atau tidak, serta adanya perabot pelengkap di kamar atau tidak.

Selain makanan, minuman, tempat tinggal dan biaya kostan, faktor lain yang tidak bisa dihindarkan dari para generasi zaman now adalah kebutuhan entertain. Eitsss, jangan berpikiran negatif dulu, maksud entertain ini semisal bioskop, nobar bola, maen game, futsal atau kesenangan – kesenangan lain yang menunjang kegiatan aktivitas belajar selama kuliah. Untuk urusan ini, kedua kota ini tidak jauh berbeda. Kebutuhan akan hal tersebut bisa didapatkan dengan harga yang relatif sama. Misalkan saja, tiket bioskop berkisar Rp 35.000 – Rp 50.000 tergantung weekday atau weekend. Atau mungkin tiket nobar premier league juga relatif sama, berkisar antara Rp 20.000 – Rp 100.000 untuk tiap pertandingannya.

 




Peringkat Kampus

Mulai agak serius dikit kita diskusinya Sob,hhe. Kalau persoalan ini, kita bisa lihat peringkat kampus secara umum terlebih dahulu. FYI Sobat sekalian ke depan juga harus mulai ngerti peringkat tiap jurusan agar Sobat cerdaskuliah.com tidak salah masuk jurusan.

Menurut data Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2017, beberapa kampus di dua kota ini menempati peringkat 20 besar. Pemeringkatan ini didasarkan pada kualitas SDM, kualitas kelembagaan, kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan kualitas penelitian serta publikasi ilmiah. Dari hasil penelusuran cerdaskuliah.com Kota Yogyakarta diwakili oleh :

1. Universitas Gadjah Mada (peringkat 1)
2. Universitas Negeri Yogyakarta (peringkat 10)
3. Universitas Sanata Dharma (peringkat 32)
4. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (peringkat 40)
5. Universitas Islam Indonesia (peringkat 41)
6. Universitas Atma Jaya Yogyakarta (peringkat 46)
7. Institut Seni Indonesia Yogyakarta (peringkat 76)

Sedangkan untuk kampus di Kota Bandung adalah sebagai berikut :
1. Institut Teknologi Bandung (peringkat 2)
2. Universitas Pendidikan Indonesia (peringkat 13)
3. Universitas Padjadjaran (peringkat 14)
4. Universitas Katolik Parahyangan (peringkat 34)
5. Universitas Pasundan (peringkat 49)
6. Universitas Telkom (peringkat 61)
7. Universitas Islam Bandung (peringkat 65)

 

Gimana Sobat cerdaskuliah.com? Sudah mulai terbayang akan mendaftar dimana atau justru malah semakin bingung?hhe. Tenang Sob, masih ada waktu untuk menimbang segala sesuatunya. Kedua variabel di atas hanya sedikit aspek yang bisa digunakan untuk referensi. Khusus untuk pemeringkatan banya sekali versinya, dan sangat fluktuatif. Sehingga banyak versi yang sangat mungkin berbeda dengan apa yang ditampilkan oleh Kemenristekdikti. Pada tulisan ini, cerdaskuliah.com sengaja tidak akan memberikan kesimpulan, silahkan Sobat sendiri yang menentukan. Karena setiap kampus maupun daerah memiliki kekhasan dan nilai tambah masing-masing. Dan ingat, di bagian ke dua nanti cerdaskuliah.com akan membahas variabel-variabel lain yang tidak kalah menarik untuk dijadikan bahan pertimbangan. Selamat berjuang !

Sumber Ilustrasi Foto: https://webicdn.com/sdirmember/24/23824/produk/img-1508923553.jpg



Leave a Comment