Kampus Indonesia Kalah dari Malaysia





Kontributor: Anggun Gunawan

 

Rilis terbaru yang dikeluarkan oleh The Times Higher Education World University Rankings (THES)- salah satu lembaga terpercaya dalam perangkingan perguruan tinggi dari seluruh negara di dunia – cukup membuat para akademisi dan praktisi pendidikan tinggi di Indonesia harus menyadari ketertinggalannya dari Malaysia.

Perbedaan mencolok pertama yang ditampilkan oleh THES adalah dari sisi jumlah perguruan tinggi dari 2 negara saling berjiran ini yang mampu menembus  list 1000 universitas terbaik di dunia. Indonesia hanya mampu menempatkan 4 wakilnya, sementara Malaysia berhasil mencatatkan 9 universitasnya.




Adapun wakil Indonesia adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Sementara 9 universitas Malaysia yang berhasil nangkring di top 1000 universitas terbaik dunia adalah University of Malaya (UM), Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Sains Malaysia (USM), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Teknologi Petronas Malaysia, Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Universiti Utara Malaysia.

Tidak hanya kalah secara kuantitas, dari peringkat perangkingan pun universitas-universitas Indonesia kalah jauh dari universitas yang dimiliki oleh Malaysia. ITB, UGM dan UI hanya mampu menduduki peringkat 801–1000. Sedangkan Universiti Malaya berhasil mencapai raihan list 351–400. Bahkan selain UM, masih ada 6 universitas di Malaysia yang mengalahkan ITB, UGM dan UI yang merupakan perguruan tinggi top di Indonesia, yakni:  Universiti Kebangsaan Malaysia (peringkat 601–800), Universiti Putra Malaysia (601–800), Universiti Sains Malaysia (601–800), Universiti Teknologi Malaysia (601–800), Universiti Teknologi Petronas (601–800).




THES menggunakan 13 indikator dalam menilai universitas-universitas yang ada di seluruh Indonesia, antara lain:

1. Kualitas dan Suasana Pembelajaran 30%

Yang meliputi 5 indikator:

a. Survey Reputasi: 15%
b. Rasio dosen dan mahasiswa: 4.5%
c. Rasio peraih gelar Doktor dengan Sarjana: 2.25%
d. Rasio lulusan S3 dengan jumlah dosen: 6%
e. Gaji yang diterima oleh staf pengajar: 2.25%

2. Penelitian (30%)

Yang meliputi 3 indikator:

a. Survey Reputasi: 18%
b. Pendapatan penelitian : 6%
c. Produktivitas penelitian : 6%

3. Citasi atau pengaruh hasil penelitian  (30%)

4. Suasana Internasional: 7,5%

5. Pendapatan dari transfer ilmu pengetahuan ke ranah industri: 2,5%

Sumber Tulisan: https://www.timeshighereducation.com/world-university-rankings/2018/




Leave a Comment