Pengalaman Tes TB untuk Visa UK di RS Premier Surabaya (16 Juli 2019)

Selasa, 16 Juli 2019 kemarin saya akhirnya mendapatkan Hasil Tes Bebas TB dari RS Premier Surabaya. Alhamdulillah hasilnya Normal.

Berikut saya ceritakan pengalaman Tes Bebas TB di RS Premier Surabaya.

  1. Booking Jadwal

Pada Kamis 11 Juli 2019 saya menelpon RS Premier Surabaya – (031) 5993211) – untuk mendapatkan jadwal tes. Awalnya kita akan terhubung dengan Operator dan setelah itu akan dihubungkan ke Bagian Medical Check Up & Visa. Saya membooking jadwal hari Selasa Pagi 16 Juli 2019. Kalau kita bisa tes pagi hari (di bawah jam 10.00), maka hasil tes bisa didapatkan pada hari itu juga.

2. Pesan Tiket Kereta dan Penginapan

Pilihan saya ke RS Premier Surabaya dikarenakan jarak Jogja – Surabaya bisa ditempuh 5 jam dengan kereta api. Kalau ke Jakarta bisa sampai 9 jam. Pilihan untuk periksa Tes TB yang diakui oleh Visa UK hanya 4 RS saja di Jakarta, Surabaya dan Bali.

1 RS Premier Jatinegara Jl. Raya Jatinegara

Timur No 85-87 
Jakarta 13310 – Indonesia 
Tel: +62 (21) 2800 888 

Email: Ramsay Health

2 RS Premier Bintaro Jl. M.H. Thamrin Blok B3 No. 1

Dr Erlynda Taufik 
Sektor 7 Kawasan Niaga – Bintaro Jaya 
Tangerang 15224 
Telephone : +62 (21) 7455 500 

Email: taufike@ramsayhealth.co.id

3 Rumah Sakit Premier Surabaya (Premier Surabaya Hospital)

Jl. Nginden Intan Barat Blok B 
Surabaya, Indonesia 60118 
Tel: +31 5993211 

Email: luizlumanau@gmail.com

4 BIMC Hospital Kuta

Jalan Bypass Ngurah Rai 100 X Kuta 80361 
Bali, Indonesia 
Tel: +62 361 761263 

Email: BIMC

Saya sengaja memesan Tiket di hari Senin 15 Juli 2019, sehari sebelum jadwal tes. Dengan itu saya sudah berada di Surabaya dan istirahat semalaman sebelum besok paginya datang ke RS. Selain pesan tiket kereta saya juga pesan tiket penginapan via Traveloka. Jarak penginapan saya ke RS Premier Surabaya kurang dari 1km atau hanya Rp. 9.000 saja kalau naik Go Ride.

Di hari Senin ini saya kembali menelpon RS Premier Surabaya untuk memastikan booking jadwal tes yang sudah saya pesan sebelumnya.

3. Registrasi di Bagian Medical Check Up for Visa

Pagi sekitar jam 8.15 saya sudah sampai di RS Premier Surabaya. Setelah menanyakan di bagian Customer service, saya diarahkan menuju lantai 2 tempat bagian Medical Check Up & Visa.

Di meja registrasi, saya langsung menanyakan ke perawat yang jaga soal jadwal booking saya. Setelah itu mereka langsung meminta saya mengisi form data diri, menyerahkan foto 3×4 dan fotokopi passport serta menunjukkan passport asli.

4. Pembayaran dan Radiologi

Setelah registrasi, saya diminta menuju Kassa untuk pembayaran sebesar Rp. 850.000 dengan membawa kwitansi dan form tempelan yang diberikan oleh Bagian Medical Check Up & Visa. Setelah selesai pembayaran maka saya menyerahkan form tempelan ke bagian Radiologi. Kemudian disuruh menunggu di deretan kursi di depan Kassa Pembayaran tadi.

Tidak sampai 10 menit, nama saya dipanggil oleh perawat bagian Radiologi. Langsung dipersilahkan masuk ke ruangan Rontgen. Saya diminta melepas batik dan diperbolehkan untuk mengenakan baju kaos.

Setelah itu perawat meminta saya untuk menempelkan dada ke alat yang sudah disediakan untuk kemudian difoto.

Sekitar 5 menit, saya sudah mendapatkan film hasil rontgen dada untuk kemudian dibawa kembali ke bagian Medical Check Up & Visa.

5. Pemeriksaan Dokter

Di bagian Medical Check Up, saya diperiksa oleh seorang dokter yang masih muda. Pertama, wawancara singkat soal data diri, mau kuliah kemana dan riwayat sakit pernah diderita.

Selepas itu, dokter menyuruh saya berbaring di tempat tidur. Diperiksan detak jantung, dada, dan seputaran perut. Di sekitar perut dokter menekan di 4 sisi sambil menanyakan apakah sakit. Mungkin ini untuk mengecek kondisi organ-organ yang ada di dalam perut.

Kemudian lanjut tes penglihatan. Saya disuruh menyebutkan deretan angka dan huruf yang berada sekitar 3,5 – 4 meter dari posisi saya duduk. Deretan angka dan huruf itu dari yang berukuran kecil sampai yang berukuran besar. Saya hanya mampu menyebut dengan benar sekitar 5 baris saja. Oleh dokter saya disarankan untuk memakai kaca mata minus.

Terakhir, dokter melakukan tes buta warna. Untuk tes ini bisa saya lakukan dengan baik sampai halaman yang terakhir. Saya disuruh menyebutkan Angka dan menunjukkan arah garis yang disusun dari berbagai macam warna.

Pemeriksaan selesai. Dan saya kembali ke meja perawat. Oleh perawat saya disuruh menunggu sampai jam 1.00 siang. Karena hasil rontgen dan pemeriksaan akan dibaca lebih lanjut untuk dokter yang lebih senior. Saat itu menunjukkan pukul 9.30. Jadi dari registrasi awal sampai akhir pemeriksaan hanya butuh waktu sekitar 1 jam 15 menit.

6. Pengambilan Hasil Tes

Setelah cari makan siang di warung-warung yang banyak berjejeran di dekat pintu keluar RS serta sholat jamak Dzuhur dan Ashar, saya kembali ke Bagian Medical Check & Visa yang berada di lantai 2 tadi.

Pertama saya diminta untuk mengecek kembali Data Diri yang sudah diprint di Surat Keterangan Bebas TB Asli. Jika sudah BENAR semua, maka kita diminta untuk tanda-tangan. Menunggu agak 5 menit, Perawat akan meminta saya untuk ukur Tensi.

Dan akhirnya mereka menyerahkan Surat Bebas TB Asli yang sudah dimasukan dalam amplop bersegel yang nantinya akan kita serahkan di VFS. Kemudian saya juga dikasih Surat Hasil Pemeriksaan, Kopian Surat Bebas TB dan hasil foto rontgen.

Jam 1.15 siang semuanya dah kelar. Dan saya pun bersiap menuju Stasiun Surabaya Gubeng untuk kembali lagi ke Jogja naik Kereta Jayakarta Premium dengan keberangkatan jam 3 sore.

Leave a Comment