Oxford Diary (5): Rasa Kuliah dan Dosennya

Oleh: Anggun Gunawan (Mahasiswa MA Publsihing Media, Oxford Brookes University UK)

Sudah minggu ke-3 perkuliahan kujalani. Perlahan mulai bisa menikmati uraian-uraian dari dosen.

Kesanku adalah Oxford Brookes University memang menawarkan sebuah inovasi dalam pendidikan tinggi. Kalau boleh dibilang aspek praktikal nya lebih kuat dibandingkan aspek teoritis.

Yg diharapkan oleh kampus ini adalah lulusan yang bisa langsung in dengan dunia kerja. Atau minimal sudah punya gambaran akan melamar ke perusahaan apa. Sekaligus sudah bisa menentukan akan bekerja di bidang spesifik apa.

Seperti di jurusan saya. Tiap minggu ada tamu dari praktisi yg sudah lama bergelut di bidang penerbitan. Ada yg dari perusahaan academic books. Ada yg dari perusahaan children books. Ada yg kerja untuk majalah. Dan ada yg bekerja di perusahaan besar seperti Oxford University Press atau Blackwell’s.

Dosen-dosennya pun kebanyakan bukanlah sosok-sosok yg sejak s1 sudah ambil jurusan publishing. Mereka biasanya berangkat dari jurusan literature, creative writing dan yg lain. Tapi dalam perjalanan hidupnya mereka tertarik dengan buku, bekerja di penerbitan dan kemudian menulis buku tentang dunia penerbitan.

Kalau saya cek profil dosen-dosen saya di google scholars mereka ngak terlalu banyak mengirim jurnal. Jarang yg punya h-index sampai 10. Tapi mereka adalah sosok-sosok penting di balik lahirnya buku-buku best seller dunia. Mereka adalah tim ahli dari konsorsium penerbitan besar di UK. Dan ada pula yg pernah jadi direktur percetakan Oxford University Press.

Leave a Comment